01 Januari, 2022

Mengintip Megahnya Masjid Di Lombok Yang Sempat Hancur Dihantam Gempa 2018

Kondisi lalu lintas pun menjadi semrawut, macet pun tak terhindarkan. Mobil dan motor tertahan di jalan raya karena mogok kehabisan bahan bakar. Pada Jumat malam, ratusan warga Mamuju telah pergi mengungsi karena khawatir akan datangnya tsunami. Kemudian akibat dari bencana ini, sekitar korban gempa mengungsi, pada 24 titik di kota Palu. Pusat gempa bumi berada di darat, sekitar Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.

Sebagai akibat dari guncangan gempa ini, Hotel Roa-Roa yang ada di Jalan Pattimura Palu, juga Rumah Sakit Anuntapura di Jalan Kangkung, yang berlantai 4, juga roboh. Tsunami di Palu sampai membuat KM Sabuk Nusantara terhempas puluhan meter dari Pelabuhan Wani. Quay crane atau keran peti kemas yang biasa digunakan untuk bongkar muat peti kemas juga roboh.Dari sejumlah foto yang beredar, gempa Palu tergolong dahsyat.

Maka dari itu, pekerjaan rumah utama untuk menghadapi gempa adalah menyiapkan bangunan yang memiliki struktur kuat dan tahan gempa. Dwikorita memaparkan, kondisi seismisitas Pulau Kalimantan yang relatif rendah ini berdasarkan sejumlah fakta, diantaranya pertama, wilayah Pulau Kalimamtan memiliki jumlah struktur sesar aktif yang jauh lebih sedikit daripada pulau-pulau lain di Indonesia. Dan ketiga, beberapa struktur sesar di Kalimantan kondisinya sudah berumur tersier sehingga segmentasinya banyak yang sudah tidak aktif lagi dalam memicu gempa. Hal itu dapat dipastikan setelah AirNav menghimpun keterangan dan data operasional di seluruh lokasi kerja navigasi penerbangan yang terduga terdampak gempa tersebut.

Sedikitnya 2.181 orang luka-luka dan lebih dari 2.650 bangunan rusak. Tanah longsor akibat gempa ini telah memutuskan listrik dan komunikasi. Lebih dari 1.100 orang tewas akibat gempa yang memporak porandakan kota yang terkenal dengan jam gadangnya ini. Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, beberapa warga hingga hari ini masih memilih tinggal di tenda-tenda darurat yang dibangun menggunakan terpal. Dengan demikian, kejadian gempa itu bukan merupakan perulangan dari gempa di Flores pada 12 Desember 1992 yang diikuti gelombang tsunami yang menewaskan 2.100 jiwa. Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, hingga hari ini, beberapa warga masih memilih tinggal di tenda-tenda darurat yang dibangun menggunakan terpal.

Korban bernama Nana Karyana , meninggal karena serangan jantung, yang mana saat gempa korban sedang memperbaiki atap genteng rumah. Selain itu juga terdapat kerusakan bangunan lainnya meliputi tujuh unit fasilitas peribadatan, dua unit fasilitas kesehatan, 17 unit fasilitas pendidikan, enam unit kantor atau gedung pemerintahan, dan 63 unit fasilitas umum. Humas BNPB, Sutopo Purwonugroho mengatakan, gempa terjadi sekitar pukul 01.53 WIB.

Dua pusat perbelanjaan di Kota Tangerang, mengalami kerusakan akibat diterpa angin dan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, sejak Kamis siang (23/12). “Tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan BMKG melalui akun Twitternya, @infoBMKG, Kamis (16/12). TANJUNG REDEB–Gempa bumi yang terjadi belakangan ini kerap membuat warga waswas. Berau pun beberapa kali diguncang gempa, namun tidak sampai menimbulkan kerusakan parah. KOMPAS.com – Bulan Januari 2021 menjadi bulan abnormal untuk aktivitas gempa dirasakan di Indonesia, di mana frekuensi aktivitas gempa tektonik yang dirasakan masyarakat terjadi sangat banyak dengan jumlah di atas normal.

Abdul mengatakan, dari laporan BPBD setempat guncangan gempa dirasakan kuat di wilayah Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang. Getaran juga dirasakan di Kabupaten Probolinggo dengan tingkat keguncangan lemah. Gempa itu juga mengakibatkan 11 Kepala Keluarga terdampak dan dalam pendataan tim kaji cepat. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pusat Pusat Pengendali dan Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melakukan pemutakhiran dampak gempa bumi yang terjadi di Jember Provinsi Jawa Timur. Hasil pendataan sementara per Kamis (16/12) pukul 12.26 WIB melaporkan terdapat 31 rumah rusak dengan tingkat kerusakan beragam, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Ia memerinci jumlah rumah warga yang rusak akibat gempa di Pasilambena sebanyak 43 unit, di Takabonerate satu unit, di Pasimasunggu empat unit, dan di Pasimarannu 298 rumah.

Daryono mengatakan jika melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa ini termasuk dangkal. Di wilayah Kaltim, tutur Jamaluddin, relatif stabil dari ancaman gempa bumi. Karena sumber gempa di Kalimantan berada di wilayah utara, yakni Kaltara. Sementara itu, menukil data yang dihimpun Dinas ESDM Kaltim, gempa bumi di Kaltim dipicu oleh dua sesar atau patahan aktif. Selain itu, getaran dari guncangan gempa juga dirasakan di daerah Ambon dengan skala intensitas II MMI, di mana getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Tidak hanya itu, guncangan gempa bumi juga sempat menghentikan sementara kegiatan persidangan di Pengadilan Negeri Jember karena hakim, panitera, dan jaksa yang berada di dalam ruang sidang berhamburan keluar ruangan. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah. “Masyarakat tidak perlu panik, tetapi harus tetap waspada terhadap ancaman tsunami dan gempa susulan. Ikuti imbauan dari petugas dan cari tempat perlindungan yang aman untuk memastikan agar diri dan keluarganya dalam kondisi aman,” ujar Puan. Dia juga mengatakan, pemerintah daerah akan mendirikan dapur umum di tempat-tempat pengungsian guna memenuhi kebutuhan makanan warga yang terdampak gempa. Andi mengatakan, pemerintah provinsi akan segera mengirimkan bantuan serta mengerahkan tim medis, tim dapur umum, dan tim evakuasi ke daerah yang terdampak gempa di Kepulauan Selayar.

Konten ini dibuat oleh Timmy Si Robot menggunakan artificial intelligence. Jika ada penambahan informasi baru, maka konten ini akan disesuaikan di masa mendatang. Kabar gempa terbaru mengguncang daerah Berau, Kalimatan Timur dari BMKG. Ibnu Salim mengatakan bantuan sosial tersebut baik berupa sembako, karpet, nasi bungkus, makanan ringan, hingga pakaian layak pakai disebar ke berbagai wilayah yang dilanda banjir. Yayasan Aksi Peduli Lombok merupakan lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan. Dari 38 rumah yang dilanda banjir, beberapa rumah warga masih tertanam lumpur setinggi betis.

“Tadi saya sedang tidur, langsung terbangun, karena goyangannya terasa benar. Goyangannya ke kanan dan kiri, tidak seperti gempa besar 2009 lalu yang mengguncang kanan-kiri atas-bawah,” kata Dika. Dika Pitopang, berau seorang warga Payakumbuh, Sumbar, mengatakan gempa terasa sekitar satu hingga dua menit. Susulan terjadi pascagempa dengan kekuatan magnitudo 7,4 di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.

Bambang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Sandiaga mengimbau warga Indonesia tak berlibur ke luar negeri saat libur nataru untuk mencegah masuknya Covid-19 varian omicron dan gerakkan ekonomi dalam negeri. “Kita berharap semua warga tenang dan tidak panik namun tetap waspada, serta senantiasa berdoa untuk keselamatan kita semua. Doakan juga semoga tim yang diturunkan dilancarkan sesuai rencana,” katanya.

Adapun dalam bidang infrastruktur, daerah Kecamatan Sigi Biromaru, Sigi, ada Jalur Palu-Napu yang jadi akses untuk ke Poso, terutama lembah Napu. Terlihat, jalan aspal terbuka menganga, didapati kebun jagung dan kelapa terseret ke kampung itu. Sekitar 6 menit kemudian, BMKG kembali melaporkan bahwa gempa susulan terjadi dengan kekuatan magnitudo 5,6 di Larantuka.

Pihaknya berharap masyarakat tidak mempercayai sumber berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Ketahui jalur evakuasi terdekat dan diskusikan dengan keluarga sebagai upaya mitigasi dalam hal mengantisipasi adanya potensi dampak gempa susulan,” kata dia. “Guncangan dirasakan warga yang sedang tidak tidur,” ujar Daryono. Beberapa warga dilaporkan sempat membangunkan anggota keluarganya yang lain untuk diajak keluar rumah karena khawatir ada guncangan gempa susulan berikutnya. Untuk dampak dari gempa tersebut, Tekad mengatakan tidak ada laporan kerusakan atau korban jiwa.

Di Kabupaten Sumba Timur juga merasakan guncangan selama beberapa saat warga kaget dan bahkan lari keluar rumah. Berdasarkan peta tingkat guncangan BMKG dan laporan dari masyarakat, gempa dirasakan di wilayah Sumur, Pandeglang, Labuan, Muarabinuangeun, Bayah, Wanasalam, Malingping, Cimanyangray, Gunung Kencana, dan Rangkasbitung. Pusat gempa berada 68 km barat laut Larantuka di laut pada kedalaman 11 km. Gempa berkekuatan 4,6 terbaru dapat dirasakan masyarakat di Larantuka dengan skala I-II MMI.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dalam lempeng yang dipicu aktivitas sesar aktif di dasar laut,” ujar Daryono. Menurut Dwikorita, titik lokasi gempa berada di Laut Flores dengan jarak 112 km ke arah barat laut Kota Larantuka dan kedalaman 10 kilometer. Guncangan gempa bumi sendiri dirasakan di Ruteng, Labuan Bajo, Larantuka, Maumere, hingga Lembata dengan intensitas guncangan skala magnitudo 3 hingga 4.

Skala Richter adalah skala yang dilaporkan oleh observatorium seismologi nasional yang diukur pada skala besarnya lokal 5 magnitude. Gempa 3 magnitude atau lebih sebagian besar hampir tidak terlihat dan jika besarnya 7 lebih berpotensi menyebabkan kerusakan serius di daerah yang luas, tergantung pada kedalaman gempa. Gempa Bumi terbesar bersejarah besarnya telah lebih dari 9, meskipun tidak ada batasan besarnya. Gempa Bumi besar terakhir besarnya 9,0 atau lebih besar adalah 9,0 magnitudo gempa di Jepang pada tahun 2011 , dan itu adalah gempa Jepang terbesar sejak pencatatan dimulai.

Jumlah tersebut merupakan pemutakhiran data BMKG per Rabu 15 Desember 2021 pukul 20.00 WIB. BMKG menginformasikan, peringatan dini tsunami dikeluarkan untuk Sulsel, NTT, Sultra, NTB dan Maluku. BMKG bahkan sempat mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah, mulai dari Sulsel, NTT, Sultra, NTB, hingga Maluku. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan masyarakat untuk waspada akan potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang. Tidak hanya di Jember, guncangan pun terasa dengan skala MMI III sampai Denpasa Kuta, Legian, dan Banyuwangi.

KOMPAS.com – Bulan Januari 2021 adalah bulan abnormal untuk aktivitas gempa dirasakan di Indonesia. Seperti data BMKG, selama Januari 2021 menjadi bulan abnormal untuk aktivitas gempa dirasakan di Indonesia. Kepala Bidang Informasi Gempabumi BMKG Daryono mengatakan, aktivitas gempa tektonik yang dirasakan masyarakat yang terjadi bulan ini sangat banyak dengan jumlah di atas normal. Januari 2021 menjadi bulan abnormal untuk aktivitas gempa dirasakan di Indonesia, di mana frekuensi aktivitas gempa tektonik yang dirasakan masyarakat terjadi sangat banyak dengan jumlah di atas normal. PEKAN BARU, Indonesia 11 April – Pusat Meteorologi, Klimatologi dan Geofizik di sini mengeluarkan amaran tsunami selepas gempa bumi dengan kekuatan 8.5 skala Richter berlaku di Aceh hari ini.

Miris, Kelahiran Bayi Berat Badan Rendah Meningkat Di Kaltim

Dana tersebut diperoleh dari iuran wajib per bulannya serta infaq suka rela baik berupa uang ataupun barang dengan jumlah yang tidak dibatas...